Sabtu, 30 Agustus 2014

Taget Utama Manusia Sebagai Homo Economicus


Logis jika dalam segala aktivitas kehidupan manusia, landasan ekonomi merupakan bidikan target utama manusia sebagai makhluk ekonomi (homo ekonomicus), jenis apapun profesi dan bidang yang sedang kita kaji bahwa tujuan  ekonomi sulit sekali disisihkan dari kehidupan, tergantung seberapa lama dan cepatnya desakan ekonomi hidup menelikung jalan yang sedang kita lalui. 

Perhatikan kehidupan orang-orang di sekeliling kita. Berbagai macam jenis perbedaan dan persamaan tujuan hidup membuktikan bahwa mereka memiliki target. Target tersebut adalah capaian hidup di suatu masa dan titik tertentu. Mengapa diperlukan target hidup? Agar tujuan tidak melenceng dari garis kehidupan. Meskipun target ini dalam hal merealisasikannya mempunyai berbagai macam cara. Namun terpenting tinggal “kerja keras” manusianya saja mau atau tidak untuk segera mencapainya.

Perhatikanlah kehidupan manusia di fase-fase anak-anak, remaja, dewasa dan tua. Masing-masing memiliki kebutuhan ekonomi yang berbeda. Perbedaan desakan target ekonomi ini tergantung juga kondisi lingkungan kehidupan, baik itu perihal kehidupan ekonomi keluarga dan masyarakat tempat tinggal. Ketika kebutuhan kehidupan ekonomi, walaupun secara fase pertumbuhan dan perkembangan jasmani di fase anak-anak, ternyata ia ada di level layaknya kebutuhan ekonomi hidup fase dewasa atau tua, maka target desakan mencapainya tak ubahnya fase dewasa atau tua. Sehingga walaupun di fase kanak-kanak tapi hakekatnya cara mencapai taget ekonominya sudah di level tak seubahnya masa kanak-kanak. Pengalaman dan kisah semacam itu di kehidupan nyata masih banyak kita temukan. Anak-anak lugu dengan gairah kemampuan otak yang seharusnya digunakan untuk menggapai asupan ilmu di bangku pendidikan formal, harus kandas karena desakan target kebutuhan ekonomi kehidupannya dan keluarga yang sulit dan sangat memprihatinkan. Ia harus banting tulang menggapai ‘rupiah’, demi perut yang sulit ditawar lagi bila rasa lapar datang tiba-tiba. Sebaliknya ada juga karena kenyamanan dan kehidupan ekonomi dirinya berkat kehidupan ekonomi orang tua yang mapan dan serba mudah terpenuhi, dorongan untuk meraih taget ekonomi biasanya kurang begitu kuat, karena sandaran kebutuhan ekonominya telah terjamin. Jadi yang ada dalam benak pikiran hanya tinggal menjalankan hidup saja dengan sebaik-baiknya, terlepas mau itu perjalanan yang baik atau pun buruk. Gambaran ini adalah pembuktian logis bahwa lebel manusia sebagai makhluk ekonomi dalam menjalankan kehidupan, target kehidupannya tak akan pernah bisa lepas dari hakikat eksistensinya di dunia ini, hanya tinggal pengaruh dan kuatnya kondisi yang mengondisikannya. Hal ini pun bisa menjadi alasan sejauh mana cepat dan tidaknya mencapai ‘taget’.

Dan yang perlu dicermati pula adalah bagaimana perputaran kehidupan ini mampu menjawab dan memberikan gambaran bahwa kenyataan kebutuhan ekonomi manusia adalah taget hidup yang perlu diprioritaskan, terlepas setinggi dan serendah apapun latarbelakang pendidikan dan usia, hakekatnya manusia sulit untuk berpaling dari hakikat kemanusiannya sebagai makhluk ekonomi.

Perenungan...
  

Kamis, 28 Agustus 2014

Hubungan Potensi Ekonomi Kelautan & Sejarah Kebesaran Indonesia

Budaya berbisnis di daerah pesisir pantai dalam rentang sejarah kehidupan masyarakat Indonesia merupakan cikal bakal terciptanya pola pemikiran heterogen dan maju. Akses informasi-informasi kalangan pendatang yang berdagang atau berbisnis di tempat itu, tak jarang mampu membentuk wawasan dan sumber-sumber pengetahuan baru yang menjadi sumber rujukan dalam menata pandangan kehidupan mereka untuk lebih progresif.

Berkaca pada sejarah awal proses perdagangan atau proses bisnis di kepulauan Indonesia. Kerajaan-kerajaan besar yang pernah menorehkan kegemilangan, menempatkan pusat kerajaannya tak jauh dari daerah pesisir pantai. Memang cukup beralasan, melihat di wilayah pesisir pantai adalah sumber utama akses kehidupan manusia bertemu dengan berbagai macam varian pemikiran yang berbeda, sehingga sangat pantas bila raja-raja tersebut mampu mengakomodir dan menancapkan pengaruh kekuasaannya, dengan tujuan agar otoritas kekuasaan raja mampu memegang dan mengendalikan.  

Taroh saja misalnya Kerajaan Majapahit, mustahil kebesaran namanya bisa menyebar ke seantreo Asia tenggara dan dunia, bila letak kerajaan di pedalaman, jauh dari pesisir pantai. Bandingannya berbeda dengan kerajaan Pajang dan Mataram Islam yang letak pusat kerajaan di pedalaman pulau Jawa, jauh dari gemuruh kehidupan laut pantai Utara Jawa. Pemindahan pusat kerajaan ini ternyata menimbulkan kemunduran drastis, dimana penjagaan keamanan wilayah laut mudah dimasuki asing dan proses perdagangan pun mengarah pada praktek kotor monopoli dagang dan penguasaan atas wilayah tertentu. 

Akibatnya perbedaan letak pusat kerajaan ini mempengaruhi luas wilayah kekuasaan dan kemakmuran masyarakat. Sehingga, sebagaimana pernah disinggung Pramudya Ananta Toer dalam novel sejarahnya berjudul Arus Balik, yang setting konstruksi cerita kesejarahannya di masa kekuasaan Pati Unus, raja kedua kerajaan Demak itu, implisitas ceritanya – dari sudut pandang saya pribadi – menegaskan bahwa kerajaan yang pusat kerajaanya di pesisir pantai secara kebesaran dan kemakmuran rakyat akan lebih dibanding dengan kerajaan yang pusat kerajaanya didirikan di daerah pedalaman. Dominasi ‘wilayah pesisir pantai utaralah’ yang mampu memegang akses luas bagi perkembangan kehidupan masyarakat Indonesia tempo dulu. Karena alasan kondisi gelombang air laut pantai utara aman untuk dilewati kapal, dibanding pantai selatan.

Misi Bisnis Pelayar

Tujuan pelayar-pelayar asing pada dasarnya menyimpan misi-misi tertentu, selain memang misi utama mereka berdagang atau melakukan transaksi bisnis di kepulauan kita. Sehingga, kalo kita pernah mendengar istilah ‘Gold’ (emas), istilah ini untuk menegaskan akan sebuah misi ekonomi. 

Diperkuat kebijakan longgar raja-raja di kepulauan kita dalam transaksi bisnis perdagangan, hal ini merupakan peluang pelayar-pelayar asing berdatangan. Disamping kebebasan yang diberikan raja untuk melakukan transaksi bisnis, tanpa perlu mencampuri otoritas kekuasaan dan kebijakan raja. Karena aturan mainnya, sejauh mana kalangan pendatang tersebut mampu memberikan keuntungan bisnis melalui proses jual-beli transaksional dimana naungan otoritas keamanan dan kebijakan ekonomi di bawah kekuasaan kerajaan.

Rekam jejak wilayah Indonesia yang merupakan negara kepulauan, tentunya potensi bisnis dan interaksi bisnis dengan bangsa-bangsa lainnya menempatkan Indonesia pada ruang bidik utama tujuan pelayaran dagang. Catatan perjalanan sejarah-sejarah masa lampau dari pelayar-pelayar China, India, Arab, Portugis, Inggris, Belanda selalu menempatkan bangsa indonesia menjadi tujuan yang harus disambahi. Letaknya ada pada sisi kekayaan sumber alamnya, terkenal dengan rempah-rempah dan peluang permintaan akan produk barang yang tinggi.

Ditelusuri lebih jauh di masa Atlantis, sebagaimana pernah tulis Santos melalui masterpieces karya bukunya berjudul, The Lost Continent Finally Found, dengan penelitian dan data akuratnya, Indonesia lah adalah Atlantis itu sendiri. Penelitian Santos awalnya berangkat dari informasi Plato, walaupun di satu sisi kemasan informasi sang Filosof Yunani ini berbentuk bahasa puitik yang makna objektifnya sering disamarkan dan disembunyikan; penuh multi-tafsir. Tapi keyakinan Santos: “belahan bumi yang kaya akan emas, kemakmuran penghuninya yang hancur lulah-lantah akibat letusan gunung api yang menyebabkan banjir bandang besar (tsunami) adalah Indonesia”.

Pembuktian-pembuktian historis ini adalah data yang seharusnya menjadi tolak ukur untuk secara efektif pemerintah saat ini prioritaskan. Tapi dalam arti potensi sumber ekonomi lainnya tetap perlu diperhatikan, walaupun rekam jejak aktivitas pertanian telah dikembangkan oleh kerajaan-kerajaan di Indonesia yang lebih mengedapankan pada wilayah pertanian. Inspirasi jejak peninggalan sejarah ini lalu dilanjutkan oleh pemerintahan Suharto dengan berbagai macam program swasembada pangannya, sedangkan wilayah potensi kelautan kita ‘selalu’ dianaktirikan. Baru di masa Gus Dur lah, potensi kelautan kita mulai diperhatikan dan diupayakan secara maksimal. Gebrakan yang patut kita apresiasi dari Gus Dur adalah membentuk Kementrian Kelautan. Di titik ini, warisan Gus Dur merupakan spirit untuk lebih menjadikan bangsa ini bangsa yang besar dan makmur berlandaskan potensi utama Sumber alam lautnya, layaknya kebesaran Majapahit.

Sayangnya, program pemberdayaan dan pengembangan sumber-sumber kelautan kita saat ini masih minim. Karena wilayah kelautan telah lama ditinggalkan oleh setiap generasi kerajaan dan pemerintahan Indonesia pasca runtuhnya kerajaan Majapahit, Demak dan Kolonialisme Belanda, ditambah hegemoni pebisnis-pebisnis asing dan kapitalis-kapitalis bangsa kita sendiri merupakan penyebab agenda-agenda Kementrian Kelautan bertepuk sebelah tangan. Sehingga sepatutnya pemerintah – bila mengatas namakan rakyat – agenda program pengembangan dan pemanfaatkan sumber-sumber ekonomi kelautan baik itu berupa produk lautnya dan pelayanan jasa potensi kelautan segera diprioritaskan, demi mendukung pembambangunan dan kemakmuran bangsa. Asalkan prinsip ketegasan dan keberanian pemerintah saja merupakan alat ampuh dan efektif potensi laut dapat menjadi sumber pemasukan kas bangsa ini. Semoga...

Sabtu, 26 Juli 2014

Manfaat Sifat Jujur Dalam Bisnis Dan Kejujuran Bisnis Nabi Muhammad Saw


Kunci utama untuk menjadi seorang pebisnis fenomenal adalah kejujuran. Pondasi kejujuran akan menciptakan kelanggengan bisnis. Bukankah hal ini selalu diidam-idamkan oleh pebisnis? Tentunya bila ingin membentuk budaya ini, kejujuran merupakan harga mati yang perlu kita terapkan dalam berbisnis.

Terutama bisnis yang melibatkan jalinan kemitraan, pastinya hal mendasar yang diperlukan terletak bagaimana satu sama lainnya membangun budaya jujur. Budaya jujur ini tidak hanya tersekat dalam hubungannya pada karakter psikologis individu manusia. Tapi cakupan jujur disini mencakup wilayah pendukung strategis bisnis lainnya yang satu sama lainnya memiliki hubungan erat. Seperti jujur pada waktu, jujur pada pemanfaatan infastruktur operasional dan lainnya.

Memaknai jujur ini sangat mudah untuk diulas, tapi sulit untuk dipraktekkan, namun manfaat budaya jujur ini sangat besar bagi kehidupan. Pola komunikasi bisnis tanpa ada kejujuran hanya akan menghasilkan ketaklanggengan; bisnis hanya bersifat sementara. Namun kesepakatan jalinan berbisnis bukan seperti hal tersebut. Aspek berbisnis selalu melibatkan orang lain, yang satu sama lainnya memiliki tujuan untuk menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran bersama. Sedangkan untung itu hanya feedback semata, karena memang sedang menjalankan bisnis. Terpenting bagaimana bisnis bisa berjalan-berkelanjutan. 

Efek domino jujur ini akan menciptakan hubungan harmonis dan kekeluargaan. Hubungan yang telah menafikan rasa ragu dan tidak percaya. Sesama mitra bisnis saling menaruh kepercayaan, sehingga apapun yang terjadi baik itu positif dan negatif, satu sama lainnya sudah saling mengerti. Karena terikat oleh rasa kekeluargaan yang satu sama lainnya saling mendukung dan memberi masukan.

Dalam kaitannya dengan konsumen. Kualitas produk barang dan jasa yang dijual di pasar merupakan persyaratan utama dalam menjaring konsumen, selain tentunya sifat jujur seller sendiri dalam memasarkan produk tersebut sesuai dengan kualitasnya. Berterus terang saja bila produk tersebut tidak berkualitas. Agar nantinya bila kejujuran dalam proses bisnis ini diterapkan, konsumen tidak kecewa dan bisa menjadi pelanggan setia.


Sifat Jujur Nabi Muhammad Saw Dalam Bisnis

Konteks jujur dalam berbisnis pernah disinggung dalam sejarah peradaban manusia. Sepatutnya melalui contoh Nabi Muhammad Saw mengindikasikan bahwa praktek jujur merupakan modal non-materi utama berbisnis. Sebagaimana dikisahkan bahwa Nabi Muhammad Saw sebelum diangkat menjadi Rosul beliau sudah terkenal dengan julukan al-Amin (orang yang terpercaya), hingga sifat mulia Nabi ini menghantarkan pada sosok wanita mulia dan saudagar kaya, Siti Khodijah. Yang saat itu memberikan kepercayaan pada Nabi untuk mengemban misi dagang ke luar kota Makkah. Setiap transaksi bisnis yang Nabi lakukan ternyata memberikan hasil yang sangat menguntungkan. Melihat keuntungan bisnisnya Nabi ini membuat Siti Khodijah diliputi rasa penasaran dan takjub. Hingga menyebabkan Siti Khodijah bertanya pada salah satu anak buahnya, yang saban hari mendampingi Nabi ketika berbisnis. Melalui informasi anak buahnya itu, katanya, Nabi selalu menjual produk barang dagangannya sesuai dengan modal awal dan akan memaparkan kualitas produk dagangannya. Mendengar penuturan anak buahnya kontan segudang pertanyaan menghinggapi pikiran Siti Khodijah. Karena dalam logika bisnis: mana mungkin transaksi bisnis yang seharusnya mencari keuntungan malah produk dagangan dijual sesuai dengan modal, namun tetap memberikan keuntungan?

Itulah sosok tercinta Nabi Muhammad Saw dalam menjalankan bisnis, kejujurannya mengoyak-ngoyak batas pemahaman rasional bisnis. Dan saya pun awal mendengar kisah-kisah bisnis Nabi ini pun diliputi segudang pertanyaan, mana mungkin?

Tapi, setelah melakukan diskusi dengan berberapa teman melalui pendekatan sumber kesejarahaan dan informasi orang-orang yang cinta pada wilayah esoterik keilmuan islam. Pada dasarnya Nabi memiliki motode unik, yakni sifat jujur. Karena setiap Nabi berbisnis, produk yang Nabi jual akan dijelaskan berapa modalnya dan kualitasnya pada konsumen, sehingga membuat konsumen tahu modal dan kualitas produk yang Nabi jual. Ternyata, ini adalah metode berbisnis ampuh berlandaskan pendekatan hati, bukan rasio. Artinya dengan konsumen tahu modal produk yang dijual, secara otomatis hati kecilnya akan menciptakan kesimpulan, bahwa sosok pebisnis yang sedang dihadapinya memiliki kejujuran, yang tentunya ‘sifat jujur yang diparktekkan Nabi’ adalah barang langka dalam berbisnis, bahkan bisa saya katakan tidak ada. Lalu, menyebabkan hati konsumen akan berbodong-bondong membeli produk itu, secara otomotis hati mereka akan tergerak untuk menyisihkan keuntungan dari inisiatif hati yang paling dalam. Ikhlas membeli sebuah produk dan ikhlas memberikan untung.

Semoga menjadi bahan perenungan…

Selasa, 22 Juli 2014

Prospek Bisnis Jasa Design Interior


Pembangunan perumahan dan gedung-gedung perkantoran di Indonesia, terutama di kota-kota besar memberikan andil besar bagi pertumbuhan bisnis properti. Skala Pemetaaannya terletak adanya korelasi kuat antara kuantitas penduduk yang terus melonjak dan meningkatnya tingkat pendapatan masyarakat; karena aktivitas bisnis yang menggeliat. 

Tak ayal, formula di atas merupakan biang penyebab melonjaknya permintaan akan kebutuhan rumah dan perlunya pembangunan gedung perkantoran sebagai pusat transaksi bisnis serta gedung-gedung bisnis tempat bertemunya penjual dan pembeli. Sinyalemen ini menandakan bahwa bisnis properti akan selalu menjadi sumber rujukan utama, yang pastinya akan beriringan dengan berkembangnya bisnis design interior. 

Design Interior

Aspek penting yang perlu dikaji dalam berbisnis design interior adalah bagaimana keinginan klien bisa terpenuhi, artinya keseluruhan konsep klien mampu diwujudkan dalam bentuk design gambar. Oleh sebab itu, untuk memenuhi hajat klien, teknik wawancara dan mendengarkan penjabaran klien merupakan langkah rasional yang perlu dilakukan. Yang nantinya bahasa verbal dari sang klien menjadi modal untuk mengilustrasikan bentuk gambar yang akan dibuat.

Ditunjang penggunaan media khusus design, seperti, media 3D atau media-media lainnya. Agar kehadiran design gambar yang mendukung tersebut nantinya bisa dijadikan rujukan dalam bentuk nyata. Klien seolah dibawa dalam bentuk aslinya. Dan proses ini menuntut inovasi dan kreativitas designer sendiri. 

Soal pemilihan tema dan gaya, banyak pilihan yang bisa kita sesuaikan dengan keinginan klien. Kita bisa menyodorkan corak tema tersebut. Walaupun pilihan final ada di benak klien, masukan dan ulasan tema dan gaya design baik itu yang klasik, tradisional, modern, dan lainnya merupakan upaya cerdas dan profesional dalam menjalankan bisnis design interior ini. 

Pengembangan bisnis design interior ini ternyata merambah juga pada peluang bisnis penyediaan isi keperluan perabot. Yang pada prakteknya akan selalu disesuaikan dengan spesifikasi karakter ruangan. Mahal tidaknya isi perabot tergantung permintaan dan anggaran budget sang klien. Makin bagus kualitas perabot, makin mahal juga anggran yang perlu dialokasikan oleh sang klien. 

Membludaknya Proyek

Tak ubahnya bisnis jasa lainnya, bisnis ini pun memiliki masa-masa membludaknya orderan pengerjaan proyek, biasanya terjadi di momen-momen spesial seperti lebaran, imlek, dan natal. Selain bulan-bulan itu permintaan jasa design interior bergerak fluktuatif, tergantung permintaan klien dan relasi bisnis yang telah terjalin, baik itu antara pihak pengembang properti, institusi perkantoran, dan perorangan. Maka tak heran bisnis design interior ini bisa mencapai omzet pendapatan puluhan atau ratusan juta hingga milyaran, tergantung jenis dan kondisi proyek yang dikerjakan. (diolah dari berbagi sumber)

sumber gambar: www.teropongbisnis.com

Minggu, 20 Juli 2014

Konsep Cemerlang Motor X-Tra Bisnis Jasa Bengkel Motor Hj. Rubiyah Sardjono



Siapa bilang wanita identik dengan urusan rumah tangga? Pertanyaan ini layak kita gugat. Apalagi berkaca pada kehidupan modern saat ini, dimana suara-suara keras menggemakan emansipasi wanita menjadi alasan posisi wanita seharusnya memiliki kesamaan proporsional dengan pria. Asalkan tidak menyalahi kodrat, ‘emansipasi wanita perlu kita dukung’. 

Dan Hj. Rubiyah Sardjono, lahir pada tanggal 1 Desember 1959, merupakan referensi ‘emansipasi wanita’ yang telah teruji hasilnya. Yang perlu kita acungi jempol adalah ia mampu menggerakkan bisnis bengkel motor yang ia akselerasikan dalam bentuk franchise dengan payung brand bisnis bernama “Motor X-Tra”, hingga saat ini telah berkembang dengan beberapa outlet bengkel yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia. 

Mencapai posisi ini bukan perkara mudah, selain mempunyai kewajiban mengurusi harmonisasi kehidupan rumah tangga dengan sang suami dan empat anaknya. Pelan tapi pasti, bisnis bengkel yang ia rintis dari nol, telah bisa dipetik hasilnya. Yang tentunya buah hasil kerja kerasnya akan kembali juga untuk kehidupan keluarga dan masyarakat.

Lika-Liku Perjalanan Bisnis

Sebelum terjun merintis bisnis bengkel motor, awalnya di tahun 1984, tepatnya di kota Surabaya, ia pernah merintis bisnis salon dan jasa rias pengantin yang ia jalani selam 5 tahun. Pernah juga ia merintis bisnis katering selama 3 tahun di Jakarta. Tapi, bisnis katering pun harus ia lepaskan ke orang lain, padahal bisnis kateringnya telah mampu memberikan keuntungan. Tapi karena mengikuti suami, H. Sardjono, yang berlatarbelakang seorang teknisi mesin di perusahaan swasta. Ia harus ikut pindah kembali ke Surabaya mengikuti tugas suami. Selama tinggal di Surabaya, kegemarannya berbisnis tidak surut, justeru ia terus mencari peluang bisnis lain yang dirasa bisa ia kelola tanpa harus stand by di tempat, tapi menghasilkan. Akhirnya ide merintis bisnis bengkel motor muncul, karena dari hasil risetnya bahwa berbisnis bengkel motor tidak menuntut pemiliknya harus terus berada di tempat usaha, dan bisnis bengkel pun cukup berprospek. Setelah diskusi dengan suami, ide bisnis bengkel motornya mendapat sambutan positif dan sang suami mendukungnya. 

AHASS Berdiri

Tahun 1993 di Surabaya, bisnis bengkel motor yang ia beri nama U.D Waru Agung Motor Group berdiri. Yang dari waktu ke waktu bisnisnya mendapat sambutan positif dari konsumen. Perkembangan bisnisnya mengalami grafik melonjak; pasar menerimanya, hingga berekspansi ke bisnis bengkel AHASS. 

Perjalanannya mendapat izin dari Astra Honda Motor mendirikan bengkel AHASS ini bukan perkara gampang; semudah membalik telapak tangan. Ia harus extra keras meyakinkan pihak menajemen Astra Honda Motor. Pada tahun 1999 momen buah kerja keras dan kesabarannya akhirnya terkabul. Bengkel AHASS yang ia idam-idamkan memperoleh izin dari pihak Astra Honda Motor, tapi rintangan malah semakin menghadang. Pihak Astra Honda Motor menempatkan bisnis bengkelnya di lokasi yang tidak strategis, ditambah permasalah modal besar yang harus ia gelontorkan untuk membangun bisnis bengkel AHASS ini. Tapi, berkat keuletan dan kerja kerasnya, sebagaimana pertama kali meyakinkan pihak Astra Honda Motor, bahwa bengkel yang ia bangun pasti akan ramai dan berbeda dari lainnya mampu ia realisasikan. Bisnis bengkelnya ramai konsumen, dari awalnya satu bengkel, terus berekspansi menjadi dua, dan kemudian tiga bengkel. Prestasinya ini menjadi penyebab bengkelnya diganjar: “bengkel AHASS yang paling the best di wilayah bagian timur Indonesia dan merupakan sumber referensi standar pengembangan bengkel AHASS di wilayah bagian timur ini.” 

Motor X-Tra Berdiri

Keberhasilannya ini tidak lantas membuatnya puas, insting mengembangkan bisnis terus ia lakukan, hingga konsep “Motor X-Tra” yang merupakan bentuk dari servis bengkel yang memiliki format berlandaskan: one stop servis.
 
Letak keistimewaannya ‘one stop servis’ adalah kombinasi antara pelayanan jasa bengkel, mencuci motor, salon motor dan berbagi macam kebutuhan yang berhubungan dengan motor. Sehingga, setiap konsumen datang dan menggunakan jasa bengkelnya keperluan motor konsumen akan tuntas diservis dengan baik. 

Setahun setelah konsep ide cemerlangnya ini dijalankan, bisnis bengkel motornya tancap gas berekspansi hingga menjangkau 6 cabang dengan omset pendapat yang luar biasa besar. (diolah berbagai sumber bacaan).

Perjalanan suksesnya untuk lebih jelas bisa kita telaah di alamat web:
(http://www.majalahwk.com/artikel-artikel/info-usaha/200-edisi-majalah.html) 
(http://bisnisukm.com/profil-wanita-dibalik-kesuksesan-bengkel-motor-x-tra.html)

Jumat, 18 Juli 2014

Bisnis Studio Foto


Ketika berselancar di dunia maya, terutama di jejaring sosial semacam FB dan Twitter, anda akan menemukan banyak foto-foto dokumentasi pribadi yang sengaja di-tag. Tindakan ini bukan tanpa alasan, tapi sebagai bukti bahwa foto-foto dokumentasi tersebut menjelaskan pengalaman tertentu sang pemilik foto, atau bahkan sebagai ajang pamer personality saja, sehingga teman-teman dalam jaringan perteman bisa mengetahuinya. 

Mencermati aksi semacam ini, beragam respon positif dan negatif akan berseliweran. Yang pada intinya proses mendokumentasikan aktivitas semacam itu merupakan tindakan yang patut diapresiasi, mengapa? Karena dokumen foto bisa menjadi bukti sejarah yang suatu waktu nantinya memiliki nilai historis yang sangat berharga. Dan di sisi lain, ada juga yang menyebutnya bagian dari sebuah hobi yang perlu disalurkan.

Namun, bila anda mau menangkap peluang bisnis foto, banyak segmen bisnis jasa yang bisa dikembangkan. Salah satunya adalah mendirikan bisnis jasa studio foto. Dengan bermodal kamera dan kemampuan teknis membidik kamera pada objek tujuan. Anda sudah memiliki modal awal layak mendirikan studio foto.

Berikutnya, pemilihan tempat untuk kantor yang strategis memang suatu keharusan. Selain itu, usahakan kantor tempat mendirikan bisnis studio ini memiliki lintasan trafik pengunjung yang potensial, dan bisa mengakomodir segala keperluan bisnis ini, diantaranya ketersediaan ruangan tempat meletakkan berbagai macam alat-alat kerja, adanya ruang khusus untuk season pemotretan konsumen dan tempat pemajangan bukti material contoh-contoh foto. Untuk lebih meningkatkan daya taring konsumen, design kantor studio foto sesuaikan juga dengan spesifikasi menonjol tema yang akan diusung, agar kesan konsumen terhadap studio foto itu secara global bisa terwakili, tanpa memerlukan penjelasan langsung dari pemilik studio. 

Diantara potensi produk-produk bisnis studio foto ini ialah:

·      Pre Wedding
·      Wedding
·      Foto Dokumentasi
·      Videography
·      Personal Foto 
·      Model
·      Graduation

Potensi produk di atas ditunjang juga dengan keahlian program khusus komputer yaitu faham program editing gambar; misal Adobe Photoshop, dan keahlian teknis pengoperasian kamera dan hal-hal yang menyangkut ketepatan membidik objek dalam mencari angel.

Menyangkut respon masyarakat, bisnis studio foto ini diperkotaan besar atau dipemukiman yang padat penduduk masih menjanjikan. Terpenting bagaimana anda pengelolaan manajemen bisnis yang baik dan memberikan pelayanan memuaskan, jaminan bisnis studio ini akan semakin diminati.  

Kamis, 17 Juli 2014

Inspirasi Bisnis Bengkel Mobil Stanly Erungan



Omset per bulan 1 miliar merupakan bukti bahwa bisnis bengkel mobil Stanly Erungan telah menghasilkan buah kesuksesan. Sebelum bisa menggapai prestasi ini, terdapat rentang perjalanan hidup yang melibatkan pengalaman, persentuhan relasi bisnis dan totalitas pengetahuan dalam bidang bisnisnya. Background pendidikan Stanly yang lulusan Universitas Padjajaran (Unpad), Bandung, dengan spesifikasi bidang informasi dan teknologi komputer. Setidaknya bisnisnya tak jauh dari hal-hal yang berbau komputer, tapi takdir berbicara lain. Ia malah sukses menjadi pebisnis bengkel mobil.

Pengalaman Kerja Stanly

Pengalaman karir kerja Stanly berawal dari perusahaan Astra, dimana di perusahaan Astra ini ia menduduki posisi penting dan strategis. Setelah lama bekerja dan cukup pengalaman di Astra, tahun 2001 ia keluar. Karena hasratnya ingin membangun bisnis sendiri. Setelah keluar dari Astra, Stanly tidak segera membangun bisnis sendiri, malah berlabuh terlebih dahulu di perusahaan oli. Bergabungnya di perusahaan oli ini ternyata semakin membuka pikiran, pengalaman dan relasinya. Perusahaan tempatnya bekerja ini merupakan langganan pemasok oli pengusaha bus, truk dan berbagai kendaraan lainnya. Melalui interaksi dengan pengusaha-pengusahan itu relasi bisnisnya bertambah banyak dan kuat untuk memantapkannya membangun bisnis bengkel mobil.

PT Mitra Jaya Agung Motor Berdiri

Akhirnya, cita-cita yang ia idam-idamkan bahwa sebelum berumur 40 tahun memiliki bisnis sendiri terkabul sudah. Tepatnya tahun 2008, PT Mitra Jaya Agung Motor yang terletak di wilayah Cikokol, Tangerang, berdiri tegak. Melalui merek yang ia patenkan, “Mitra Service Car (MSC)”.

Membuka Waralaba

Sebelum mantab fokus di bisnis bengkel mobil, sebenarnya Stanly telah merintis bisnis bengkel motor yang berdiri pada tahun 2007, yang kemudian ia jual pada tahun 2009 untuk lebih fokus mengelola bisnis bengkel mobilnya.

Bisnis jasa bengkel mobil dengan merek yang ia miliki sendiri, bernama AQ Genuine. Aneka onderdil khusus melayani truk dan bus tersedia di bengkelnya. Sehingga, jelas keuntungan ganda bisa ia petik dari bisnis bengkel mobil ini, yaitu berupa perawatan onderdil dan juga penggantian onderdil serta tersedianya onderdil impor dari Eropa.

Berkat kerja kerasnya, bisnis bengkel mobil yang ia kelola, tahun 2012, telah mampu memilki 6 gerai, lima diantaranya adalah waralaba.